Rabu, 10 Juli 2013

Cinta Itu Akan Mati Jika Tidak Dipelihara

Jatuh cinta itu seperti sihir yang bisa membuat Anda dengan pasangan seolah seperti terpisahkan dari siapapun yang ada di dunia ini. Secara ajaib seolah-olah rasanya semua masalah jadi beres dan munculnya keyakinan bahwa cinta itu akan abadi dan kita ditakdirkan untuk hidup bahagia selama-lamanya.

Namun dalam beberapa saat keajaiban itu mulai menyusut dan digantikan oleh kehidupan sehari-hari. Tanpa kesadaran yang jelas mengenai perbedaan-perbedaan yang ada, pria terus menerus berharap wanita berfikir dan bertindak seperti mereka, dan sebaliknya wanita juga melakukan hal yang sama. Mereka tak mau memahami satu sama lain dan saling menghormati. Mereka jadi penuntut karena merasa tidak dituruti, jadi pembenci, judgmental dan tidak sabar. Dan kesemuanya ini mengakibatkan matinya rasa cinta tanpa bisa dicegah dan keajaiban cinta yang dirasakan diawal pun semakin pudar dan lenyap.

Pernahkah Anda bertanya, mengapa ini semua terjadi? Bagaimana ini semua bisa terjadi? Mengapa ini terjadi pada Anda dan pasangan?

Pola tersebut selalu terulang dan itu terjadi dihampir setiap orang.

Sesungguhnya amat sedikit pasangan yang sanggup tumbuh berdasarkan cinta. Namun hal tersebut bisa terjadi jika pria dan wanita sanggup menerima dan menghargai perbedaan-perbedaan mereka.

Cinta itu ajaib. Mungkin dahulu kita beranggapan bahwa cinta itu bisa tumbuh karena persamaan-persamaan yang ada, namun untuk mempertahankannya justru kita harus bisa mengingat dan menerima perbedaan-perbedaan yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar